SARAN UNTUK PEMULA - GUNAKAN ALAT INI
http://www.vss2000.com/iTools/iChartPROa.asp?Symbol=BUMI.JK
Catatan :
Untuk melihat harga saham yg berbeda, ketiklah nama saham ditambah dgn ticker : .JK
contohnya :
PGAS.JK
(utk mrlihat harga saham Perusahaan Gas Negara.Tbk)
BMRI.JK
(utk melihat harga saham Bank Mandiri)
BBRI.JK
(utk melihat harga saham Bank BRI)
Untuk melihat symbol & daftar lengkap nama-nama saham yg terdaftar di Bursa Efek Indonesia, silahkan akses di :
DAFTAR NAMA SAHAM & SYMBOL EMITEN DI B.E.J
DAFTAR PIALANG EFEK
( LIST PERUSAHAAN SEKURITAS )
http://hn-tech.blogspot.com/
ONLINE TRADING
INDOPREMIER SECURITIES
E-TRADING SECURITIES
PHILLIP SECURITIES
SAMUEL SEKURITAS INDONESIA
atau Broker lain sesuai pilihan anda.
Bagi pemula. ada baiknya memilih broker dgn mempertimbangkan hal-hal sbb :
NILAI INVESTASI YG RENDAH ( misalnya : 5 Juta Rupiah utk pembukaan rekening Efek)
KOMISI RENDAH ( saat ini the best commision for BUY : 0.19% & SELL 0.29% )
MENYEDIAKAN SARANA ONLINE TRADING (Agar langsung memonitor Portfolio)
PELAYANAN CUSTOMER YG BAGUS ( Cepat tanggap,ramah & Berkwalitas)
Memindah Galeri Bursa ke Rumah

Senin, 13 Februari 2006
Investor bisa langsung menjadi eksekutor dari ordernya sendiri.
Mungkinkah galeri bursa efek, tempat jual beli saham, yang kini terpusat di lantai dasar Bursa Efek Jakarta (BEJ) dengan 444 terminal komputer dipindahkan ke rumah Anda? Mungkinkah Anda bisa bermain saham dari rumah atau dari ruang kerja Anda? Mungkinkah saat Anda berlibur main golf atau sedang memancing, atau sedang mendaki gunung bisa tetap memantau harga saham di BEJ secara real time dan bisa melakukan transaksi?
Andai pertanyaan semacam itu dilontarkan setahun lalu, jawabnya pasti, tidak atau tidak mungkin. Tapi kini, semua pertanyaan itu bisa dijawab dengan singkat: bisa. Mulai Maret bulan depan, investor di manapun ia berada bisa bermain saham di BEJ sesuka hatinya. Investor bisa mencari gain tanpa harus keluar rumah atau angkat telpon untuk menyampaikan order. Sebab mulai Maret, BEJ secara resmi akan menerapkan sistem perdagangan jarak jauh (remote trading).
Remote trading bukan sekadar transaksi jarak jauh via telepon atau faksimil. Dengan teknologi generasi baru dari the Jakarta Automated Trading System (JATS) ini, investor bisa membuat terminal sendiri di rumah yang terkoneksi dengan jaringan sistem perusahaan efek anggota bursa (PE AB). Melalui terminal komputer itulah, investor bisa memasukkan order beli atau jual ke dalam jaringan sistem remote trading. Sarana untuk membuka jalur koneksi sistem ini bisa macam-macam. Bisa melalui internet, yang kini dikenal dengan istilah online trading, tapi bisa juga dilakukan melalui jaringan lease line.
''Semua persiapan ke arah sana sudah dilakukan,'' kata Direktur Perdagangan BEJ MS Sembiring di Jakarta pekan lalu. BEJ sendiri sudah 'gatal' untuk segera menerapkan sistem perdagangan yang berbasis teknologi baru ini. Hanya saja, masih ada beberapa perusahaan efek anggota bursa (PE AB) yang hingga saat ini belum men-set up perangkat untuk remote trading. Dari 123 PE AB yang ada, sampai Kamis (9/2) kemarin sudah 82 yang siap untuk melaksanakan remote trading (Baca: Memperpendek Business Cycle). Sisanya diharapkan bisa sudah siap pada Maret sebelum system itu sendiri diresmikan penggunaannya.
Dengan sistem ini, praktis keberadaan lantai perdagangan di BEJ bukan satu keharusan. Sebab fungsi lantai itu sendiri telah berpindah ke setiap kantor PE AB. Bahkan melalui jaringan sistem PE AB, fungsi floor trader itu bisa dipindahkan ke ruang rumah Anda. ''Investor bisa langsung menjadi eksekutor dari ordernya sendiri,'' kata Sembiring. Investor bisa memantau secara real time aktifitas jual beli saham yang terjadi.
Selanjutnya terserah investor untuk memilih apakah ia ingin langsung menjadi eksekutor dari setiap order transaksi yang disampaikannya ataukah tetap dengan pola konvensional yang selama ini dilakukan, menyampaikan order per telepon ke dealer di perusahaan efek (PE) tempat ia membuka rekening. Dengan begitu, investor tinggal memilih apakah membuka galeri sendiri di rumahnya atau tetap dengan system lama.
Terlambat
Apa tanggapan investor? ''Saya sangat mendukung dan senang sekali,'' aku Dadang, investor ritel. Hanya saja untuk transaksi langsung dari rumah dengan memanfaatkan teknologi internet, Dadang masih berpikir. ''Biayanya apa tidak mahal ya kalau memakai internet. Untuk saya sih mungkin masih lebih murah jika berdagang di galeri perusahaan efek,'' akunya.
Meski begitu di mata Santo, juga investor, penerapan remote trading di BEJ agak terlambat. Ia menunjuk bursa-bursa luar negeri yang sudah menerapkannya sejak beberapa tahun lalu, seperti WallStreet, Nasdaq, Nikkei dan London Stock Exchange. ''Sudah beberapa tahun lalu, bursa luar negeri menerapkannya. Siapapun dengan mudah melakukan transaksi secara real time. Bahkan tidak sedikit yang menawarkan biaya rendah dan paket simulasi. Aplikasi untuk membuka rekening juga sudah dilakukan secara online,'' ujarnya yang mengaku pernah main secara online di Nasdaq.
Toh, Santo bersyukur karena BEJ kini sudah mulai bisa mengikuti teknologi pasar modal yang modern. Ia berharap penerapan ini bisa menjadikan industri pasar modal lebih efisien sehingga fee transaksi yang dikenakan pada investor bisa dikurangi lagi. Selain itu ia berharap, penerapan remote trading di BEJ tidak mengulang kesalahan yang disebabkan oleh human error. ''Jangan sampai order salah gara-gara kelemahan teknologi. Misalnya order seratus lot, masuknya seribu lot,'' katanya. Jika kesalahan kecil seperti itu terjadi, investor tidak akan mau lagi memakai teknologi seperti itu.
Keterlambatan yang disampaikan Santo tidak 100 persen benar. Meski BEJ belum secara resmi menerapkan remote trading, tapi beberapa PE AB sudah berani melakukannya. Sebut saja e-trading Securities, Sarijaya Securities, Trimegah Securities dan beberapa lagi. Mereka ini sudah sejak lama menerapkan transaksi jarak jauh. Bahkan di e-trading, menurut General Manager Arisandhi Indrowisatio, 80% nasabahnya melakukan transaksi jarak jauh lewat internet. ''Kami beri software ke nasabah supaya bisa akses lewat internet,'' jelasnya.
Penerapan system perdagangan jarak jauh ini membuka peluang bisnis yang lebih besar untuk perusahaan efek (PE) non anggota bursa (AB). PE non AB bisa menjalin pola kemitraan dengan AB. Tanpa harus membangun satu system internal yang rumit dengan back office yang kuat, PE non AB bisa menjalankan bisnis dengan potensi keuntungannya tidak kalah dengan PE AB. Selain itu, system remote trading ini akan menumbuhkan munculnya PE non AB di daerah-daerah. Mereka tidak perlu modal besar untuk bisa melakukan transaksi di BEJ. ''PE non AB ini akan menjadi distribution channel. Ia berfungsi sebagai marketing. Sedangkan, semua administrasi atau urusan back office tetap ditangani oleh anggota bursa,'' jelas Sembiring.
(tim BEJ )Ref : http://www.infoanda.com/linksfollow.php?lh=AFJVV1cMVlFV
TECHNICAL INDICATORS (PENJELASAN TAMBAHAN)
-BOLINGER BAND
-PARABOLIC SAR
-VOLUME
-STOCHASTIC
INDICATOR 4 - STOCHASTIC

Apabila garis stochastic menyentuh level 20, itu berarti bahwa PENJUALAN dlm kondisi OVERSOLD atau berada pada titik terendah atau level jenuh. Ini mengindikasikan bahwa PEMBELIAN akan terjadi / pembalikan arah harga menjadi naik.
RISK MANAGEMENT FIRST - PROFIT WILL FOLLOW
Jadi tdk masalah anda berkeliaran di sekitar stock pile batubara selama anda menggunakan alat proteksi diri yg cukup,misalnya EYE PROTECTION & MUSKER. atau anda masuk ke UNDERGROUND MINING dgn peralatan respirator dan struktur tunnel yg sdh didesigned dgn SAFETY REQUIREMENT SYSTEM yg certified.
Hal ini sama sj dgn STOCK MARKET. Bursa Efek bagi orang umum adalah tempat berputarnya duit. Bank,Pemerintah,segala macam industry besar,Mining,Agri,manufaktur berkumpul utk saling tukar-menukar instrument keuangan yg bernilai tinggi.
Namun bagi yg memiliki pengetahuan dan wawasan yg cukup, Stock Market adalah "TEMPAT YG BERSIKO TINGGI" atau "HIGH RISK". Jadi sebelum masuk ke area ini, lengkapilah diri anda dgn "ALAT PROTEKSI" yg ada benarnya disebut sebagai "RISK MANAGEMENT"
RISK MANAGEMENT sederhananya adalah :
" MENGETAHUI KAPAN MEMBELI & KAPAN MENJUAL, atau KAPAN ANDA MENAHAN DIRI UTK TDK MASUK PASAR." Dalam hal ini kita hrs mengenal INDIKATOR dan PARAMETER untuk mengenal resiko di posisi BELI atau JUAL yg akan kita ambil.
Pada level yg paling tinggi adalah : Kalau sdh terlanjur masuk di saat yg salah, ANDA HRS TAU BAGAIMANA KELUAR DGN MULUS", ibarat orang nyebur ke laut akibat kapal tenggelam,hrs tau bagaimana menyelamatkan dirinya.
Pada akhirnya, orang-orang yg bekerja di daerah beresiko tinggi memiliki prinsip "SAFETY FIRST PRODUCTION WILL FOLLOW" kita yg di stock market hrs jg memiliki konsep "RISK MANAGEMENT FIRST N PROFIT WILL FOLLOW"
written by : Hidayat Nataatmaja
KELEBIHAN & KEKURANGAN METODE TECHNICAL
Menggunakan metode technical sangat membantu utk mengetahui posisi harga secara visual,oleh karena data indikator dan parameternya bekerja sesuai data olahan dari bursa yg terekam di BURSA EFEK secara akurat. Data yg dimaksud adalah data VOLUME & VALUE PERDAGANGAN, HARGA (OPEN-HIGH-LOW-CLOSE) yg ditransformasikan ke dalam bentuk CANDLE STICK (meski msh ada bentuk lain seperti BAR CHART,LINE CHART ,SCATTER,POINT & FIGURE DLL) agar kita mudah membacanya tanpa hrs melihat table harga seprti yg dapat dilihat di sini misalnya :
http://www.idx.co.id/QuoteSearch/tabid/181/language/en-US/cmd/antm/Default.aspx
Kemudian data-data yg dimaksud diatas diolah berdasarkan ratusan rumus (seperti SAR & BOLLINEGR BAND dan masih banyak paameter lain) dgn menghitung rata-rata (AVERAGE LEVEL) yg kemudian ditransformasikan ke dalam bentuk INDIKATOR-INDIKATOR. Di sinilah para trader mengambil manfaat kapan harga itu berada di atas rata-rata atau sebaliknya kapan HARGA berada di bawah rata-rata.
Untuk menyempurnakan kemampuan anda mengukur "KEKUATAN RATA-RATA PERGERAKAN HARGA SAHAM", anda hrs menguasai MOVING AVERAGE, yg rentang periodenya berkisar 5 HARI BURSA (bila anda seorang INTRADAY TRADER /trader yg keluar masuk tiap hari ), 10 HARI,20 HARI,30 HARI & 60 HARI BURSA (sesuai style trading anda) .
Tentang penjelasan CARA KERJA MOVING AVERAGE silahkan klik : http://hnataatmaja.tk
Kemudian anda bisa perdalam sendiri dgn sering-sering melihat chart yg tentunya hrs dilengkapi dgn garis-garis MOVING AVERAGE, seperti yg dapat anda temukan dlm TOOL yg sy rekomendasikan pada bagian SARAN UNTUK PEMULA , lalu lakukan latihan/ PRACTISE seolah-olah anda sedang trading, uji akurasi hitungan anda dari waktu-ke waktu , jgn pikir sekali praktek kayak minum jamu tolak angin yg langsung maknyosss..!!! semakin banyak latihan semakin terukur pengalaman. Dan kalau ingin merasakan SENSASI nya, coba trading secara real tp dgn modal dikit-dikit aja dulu.
Bagi seorang CHARTIST, fokus pada chart sdh cukup sbg perbekalan tanpa hrs sibuk membaca rumor-rumor yg banyak beredar di pojok sana sini yg seringkali membuat kita pusing, blm lagi kalau yg ngomong itu seolah-olah mendapat bisikan dari bandar besar,atau katanya punya koneksi di dewan direksi, atau parahnya bualan yg seolah-olah ada orang bursa yg ngasih bocoran dan sebagainya... yg katanya harga akan digeret ke sana kemari, blm abis pusingnya, harga sdh bergerak sementara kita blm mengambil keputusan transksasi, walhasil banyak yg TELAT MASUK, TELAT KELUAR, MASUK KARENA TAMAK, NGACIR DARI PASAR KARENA PANIK, padahal chart ada di depan mata. Oleh karena itu kalau anda mau jadi seorang PRODESSIONAL TRADER, putuskan satu metode sederhana tp menghasilkan dan FOKUS PADA METODE tsb, tdk usah banyak lari ke sana kemari yg akhirnya membuat anda pusing sendiri dan tdk pernah menjadi seorang yg memiliki pendirian sgb trader saham, atau mungkin anda cocok jualan mie telor saja,atau jgn dagang saham, daging sapi saja,atau tempat anda memang tdk cocok di PASAR FINANCIAL , tapi PASAR SAYUR atau PASAR BUAH atau PASAR SEMBAKO.
KELEMAHAN
Kelemahan metode ini adalah apabila kita mengandalkan SALAH SATU indikator dgn MENGACUHKAN indikator lainnya, bijaknya kita hrs memadukan indikator satu dgn yg lainnya. Sbg contoh, anda mau ambil posisi BELI saat PARABOLIC sdh muncul TETAPI posisi harga berada di atas (sedang naik) apalagi sdh menyentuh atau mendekat BOLLINGER BANDA ATAS, nah dipastikan anda akan nongkrong di situ dan hrs puasa bbrp hr menunggu harga turun dulu (KOREKSI) kemudian kembali ke posisi semula apabila saham tsb memang kuat kembali ke RESISTANT semula, karena karakter harga saham adalah NAIK & TURUN, jd pastikan CHART harga berada di bawah dulu, lihat indikaor,check VOLUME nya, br anda putuskan masuk kereta. Tapi kalau kereta sdh jalan, jgn lupa turun, jgn terlena apalagi sampe JATUH CINTA ama saham tsb dan gak mau turun-turun padahal rambu-rambu memberitahukan bahwa posisi sdh di tepi jurang. Jadi sekali lagi , disebabkan kelemahan inilah anda hrs bijak & DISIPLIN dlm menggunakan TECHNICAL INDIKATOR, jgn maen seradak seruduk seperi penumpang kereta yg gak pake karcis.



















